Setelah kita sukses menguasai cara menceritakan masa kini (Present) dan mesin waktu masa lalu (Past), malam ini kita akan melangkah maju untuk menguasai masa depan: Future Tense menggunakan Will & Going To.
Materi ini adalah kunci utama saat kamu ingin membuat janji temu, menceritakan impian, membuat resolusi di blog, atau sekadar membahas rencana malam mingguan dengan teman.
Menariknya, bahasa Inggris punya dua cara utama untuk mengungkapkan masa depan, yaitu menggunakan kata Will dan Be Going To. Meskipun artinya sama-sama "Akan", keduanya punya "vibe" dan fungsi yang berbeda di dunia nyata. Kalau salah pakai, native speaker bisa salah menangkap tingkat keseriusan rencanamu.
Yuk, kita bedah rahasia pakainya dengan cara yang simpel dan langsung nempel di otak!
Bagian 16: Future (Will & Going To) – Cara Tepat Membicarakan Rencana dan Niat
Dalam bahasa Indonesia, urusan masa depan itu sangat praktis. Kita cukup menaruh kata "akan" atau "mau", lalu diikuti aktivitasnya. Mau rencananya baru kepikiran sedetik yang lalu atau sudah direncanakan matang-matang sejak tahun lalu, katanya tetap sama.
Di bahasa Inggris, otak mereka membedakan masa depan berdasarkan seberapa matang rencana itu disiapkan. Di sinilah fungsi Will dan Going To terbagi dua:
1. BE GOING TO: Untuk Rencana yang Sudah Matang (Niat 90%)
Gunakan Be Going To (ingat, Be di sini adalah am/is/are yang disesuaikan dengan subjeknya) ketika kamu membicarakan rencana yang sudah dipikirkan, dijadwalkan, atau dipersiapkan sebelumnya. Tinggal dieksekusi saja.
- I am going to travel to Bali next month. ✈️ (Artinya: Kamu sudah beli tiket pesawat atau minimal sudah mengajukan cuti kerja. Rencananya sudah matang).
- He is going to fix his motorcycle tomorrow. 🏍️ (Dia sudah menjadwalkan besok mau ke bengkel).
🗣️ Gaya Santai Dunia Nyata: Mengubah "Going to" menjadi "Gonna"
Native speaker hampir tidak pernah mengucapkan Going to secara lengkap saat mengobrol santai karena terasa terlalu formal. Mereka menyingkatnya menjadi Gonna (Gane).
- Buku Teks: "I am going to buy a coffee."
- Dunia Nyata: "I'm gonna get a coffee." ☕
2. WILL: Untuk Keputusan Spontan & Janji (Niat Mendadak)
Gunakan Will ketika kamu memutuskan untuk melakukan sesuatu secara spontan pada detik itu juga (tanpa rencana sebelumnya), atau saat kamu sedang membuat janji (promise) dan ramalan cuaca.
-
Keputusan Spontan:
- A: "It's hot in here." (Di sini panas ya).
- B: "Oh, I will open the window." 🪟 (Keputusan membukakan jendela baru muncul sedetik lalu karena merespons ucapan si A, bukan direncanakan dari rumah).
- Membuat Janji (Promise):
- "I will call you tonight." 📞 (Aku akan meneleponmu nanti malam — sebuah janji).
-
Gaya Santai Dunia Nyata: Singkat kata Will menjadi akhiran 'll.
- I will --> I'll (Ayl) --> "I'll help you."
- You will --> You'll (Yul)
3. Cara Bilang "Tidak" dan "Bertanya" di Masa Depan
Mengubah kalimat masa depan menjadi kalimat negatif atau tanya itu sangat mudah, karena strukturnya konsisten.
🅰️ Menggunakan Jalur WILL:
- Menyangkal (Akan Tidak / Ogah): Tambahkan Not setelah Will. Di dunia nyata, Will Not hampir selalu disingkat menjadi Won't (Wount).
- "I won't go to the party." 🙅♂️ (Aku tidak akan datang ke pesta itu).
- Bertanya (Apakah akan...?): Lempar Will ke paling depan kalimat.
- "Will you marry me?" 💍 (Maukah kamu menikah denganku?)
🅱️ Menggunakan Jalur GOING TO:
- Menyangkal: Tinggal tambahkan Not setelah To Be-nya.
- "I'm not going to work today." (Saya tidak akan bekerja hari ini).
- Bertanya: Lempar To Be-nya ke paling depan.
- "Are you going to watch the movie tonight?" 🎬 (Apakah kamu jadi nonton film nanti malam?)
Tabel Rangkuman Biar Nggak Tertukar Lagi
|
Rencana Matang / Sudah Ada Niat |
Be Going To (Gonna) |
I'm going to move to a new apartment. |
|
Keputusan Mendadak / Spontan |
Will ('ll) |
The phone is ringing. I will answer it! |
|
Membuat Janji / Menawarkan Bantuan |
Will |
I will always love you. |
|
Prediksi Berdasarkan Bukti Nyata |
Be Going To |
Look at those dark clouds. It is going to rain. 🌧️ |
Kesimpulan
Membicarakan masa depan itu seru karena penuh dengan kemungkinan. Kunci ringkasnya: kalau rencananya sudah fix dan ada jadwalnya, amankan dengan kata Gonna. Tapi kalau baru kepikiran secara spontan atau mau bikin janji manis, langsung hantam pakai Will. Gampang banget, kan?

Posting Komentar
Posting Komentar